Banyak Fintech Nakal, Ojk Evaluate Ulang Aturan P2p Lending

P2P Lending menawarkan produk pinjaman yang lebih mudah dan lebih sesuai dengan karakteristik UMKM. Ini merupakan angin segar buat UMKM yang selama ini menghadapi akses keuangan yang terbatas. Berbasis Fintech P2P, pengajuan pinjaman modal usaha dilakukan secara on-line sepenuhnya di Akseleran. P2P Lending menawarkan kredit ke UMKM dengan syarat lebih mudah, proses lebih cepat dan produk lebih sesuai untuk pengusaha.

P2P

Pemilik modal akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dibanding P2P lending produktif namun tingkat risikonya juga lebih besar. Sementara itu, pemilik modal dapat menghasilkan keuntungan atau imbal hasil tinggi dengan jangka waktu yang singkat. Para pengusaha dapat memperoleh modal bisnis dengan cepat sehingga bisnis yang digeluti dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang sudah dibuat. Tujuan meminjam dana biasanya untuk modal mengembangkan bisnis yang mereka geluti.

Setiap penggunaan situs atau Konten situs tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari OK! P2P, selain yang secara khusus diberikan wewenang dalam Ketentuan-Ketentuan Penggunaan ini, sangat dilarang dan lisensi yang diberikan dalam Ketentuan-Ketentuan Penggunaan ini harus diakhiri. Penggunaan tidak sah tersebut juga dapat melanggar hukum yang berlaku (baik hukum perundang-undangan dan widespread law) termasuk tetapi tidak terbatas, undang-undang hak cipta dan merek dan peraturan dan undang-undang komunikasi yang berlaku, dan dapat mengakibatkan diajukannya tuntutan hukum terhadap Anda. Anda tidak diizinkan untuk menggunakan Merek apapun tanpa persetujuan terlebih dahulu dari OK! P2P dan anak perusahaan kami secara agresif menggunakan hak kekayaan intelektual kami sepanjang diizinkan oleh hukum sepenuhnya.

Namun penyaluran sempat melambat saat pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan oleh pemerintah Maret 2020. “Khusus Fintech P2P lending ini memiliki keunggulan dalam hal dukungan teknologi serta mampu melakukan akuisisi pelanggan secara cepat, tanpa tatap muka dan mampu melakukan evaluation risiko dengan dukungan teknologi mesin cerdas buatan atau artificial intelligence ,” ujar Riswinandi. Tidak hanya itu, RoboLending juga memiliki potensi keuntungan sudah diestimasi lengkap dengan jangka waktunya sehingga investor dapat dengan mudah memilih untuk menginvestasikan modalnya hingga potensi keuntungan tersebut tercapai di setiap fiturnya. Sama seperti instrumen investasi lainnya, investasi P2P Lending pun memiliki teknologi yang bisa mempermudah investor dalam memahami investasi P2P Lending, memaksimalkan return bahkan sampai merekomendasikan jangka waktu investasi yang cocok dan paling menguntungkan, yaitu RoboLending.

Peminjam bisa saja menunggak pembayaran uang pinjaman. Dengan kata lain, investor tidak menerima keuntungan dari dana yang dipinjamkan. Kini, orang sudah melirik beragam instrumen investasi dengan return yang lebih besar. Misalnya saham, obligasi, reksa dana, emas, kripto, atau peer to see to peer lending. Kinerja ini pada akhirnya membawa akumulasi penyaluran pinjaman 147 perusahaan fintech P2P lending resmi binaan OJK sebesar Rp 181,67 triliun sejak industri berdiri.

Memfasilitasi pengiriman dana dari badan perusahaan atau institusi pemerintahan the hampir seluruh kartu debit di A.S. Apabila Data Pribadi Anda akan dipindahkan dari negara manapun di tempat Anda mengakses Situs ini, kami akan mematuhi hukum yang berlaku dalam melakukannya. bahwa diberikan oleh Anda atau diberikan oleh siapapun yang diizinkan oleh Anda;dalam kaitannya dengan setiap kunjungan Anda ke Situs kami; dan• dari para pihak ketiga lainnya yang diizinkan oleh Anda dan sumber-sumber yang tersedia untuk umum termasuk lembaga atau biro pemeringkat kredit. Kunjungi halaman FAQ kami untuk informasi lebih lanjut. Untuk menghubungi kami, silahkan mengirim e-mail ke [email protected]

Kami juga dapat menggunakan dan mengungkapkan Data Pribadi untuk tujuan lain yang berkaitan dengan hal-hal apapun di atas sebagaimana ditetapkan dalam pasal 4.1 dan 4.2, yang orang regular akan menganggap sesuai dengan situasi tersebut. informasi dan information dari cookies atau teknologi lainnya yang digunakan pada Situs kami. Untuk informasi lebih lanjut tentang cookie dan teknologi tersebut dan tujuan kami menggunakannya, lihat di Kebijakan Cookie kami. “Data Pribadi” berarti informasi atau data yang dapat digunakan secara langsung atau tidak langsung untuk mengidentifikasi seorang individu yang merupakan orang perseorangan. P2P juga tidak menjamin atau menjanjikan hasil tertentu dari penggunaan situs dan/atau Layanan untuk mendapatkan pinjaman.

Menurut penulis jenis usaha seperti P2P ini masih membutuhkan pengawasan yang ketat mengingat hal ini merupakan hal yang baru dan akan diminati oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Peraturan yang bersifat preventif sangat baik diterapkan di awal mula masuknya P2P Lending di Indonesia. Dari hal di atas, nampak bahwa bisnis P2P landing memiliki potensi pertumbuhan yang besar.